SELAMAT DATANG DI WEB PUSAT INFORMASI GURU KABUPATEN KONAWE SELATAN
.

Profile



Profile singkat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Konawe Selatan.
VISI, MISI, DAN TUJUAN

3.1    VISI : Dalam rangka mewujudkan pembangunan pendidikan lima tahun kedepan maka Dinas Pendidikan memiliki visi dengan mengacu pada visi Kemendiknas 2010-2014 dan visi Bupati Konawe Selatan 2010-2015. Visi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga tahun 2010-2015 adalah sebagai berikut:  
“Layanan Prima untuk Mewujudkan Konawe Selatan
 Cerdas-Berkualitas-Berprestasi”

Visi tersebut dapat dimaknai sebagai berikut:
 Ø  Layanan Prima adalah segenap usaha yang terkait dengan perencanaan, pelaksanaan, pembinaan, dan pengembangan yang dilakukan dengan optimal, tanggung jawab,dedikasi sepenuh hati, dilakukan bersama dan berorientasi masa depan.
Ø  Cerdas mengacu pada terwujudnya sumberdaya manusia Konawe Selatan yang cerdas pritualnya, cerdas emosional dan sosial, cerdas inteletual dan cerdas kinestetik
Ø  Berkualitas mengacu pada terbangunnya generasi yang tangguh, memiliki etos kerja dan berdaya juang tinggi,produktif, mandiri dan mampu menjadi agen perubahan
Ø  Berpretasi mengacu pada keunggulan, kemampuan berkompetetif dan berdaya saing  baik pada skala lokal,nasional, maupun global.

MISI : Untuk memwujudkan visi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga tahun 2010-2015 maka disusunlah misi sebagai berikut :

Mewujudkan Ketersediaan,Keterjangkauan, Kualitas, Kesetaraan, dan Keterjaminan Layanan Pendidikan serta Pembinaan Kepemudaan dan Olahraga di Kabupaten Konawe Selatan
Misi tersebut dapat diuraikan sebagi berikut:
Ø  Ketersediaan mengacu pada penyediaan dan penyiapan berbagai sarana-prasana /infrastruktur layanan pendidikan, pembinaan kepemudaan, dan olahraga.
Ø  Keterjangkauan mengacu pada kemampuan semua lapisan masyrakat untuk merasakan dan berperan serta dalam berbagai program layanan yang disediakan
Ø  Kualitas mengacu pada hasil dan proses, tingkat kepuasan, daya saing, beckmarking, standar dalam memberikan layanan pendidikan serta pembinaan pemuda dan olahraga
Ø  Kesetaraan mengacu pada tidak adanya perbedaan layanan antargender, antarwilayah, antarsuku, dan hal-hal yang bersifat khusus/ inklusif
Ø  Keterjaminan adalah kemampuan untuk menjamin keterlaksanaan layanan dan pembinaan secara terpadu dan berkesinambungan.

TUJUAN DAN SASARAN STRATEGIS TAHUN 2010-2015 :
Untuk  merealisasikan  visi  dan  misi  di atas,  perlu  dirumuskan  tujuan  dan sasaran-sasaran  strategis  tahun  2010--2015  yang  lebih  jelas  menggambarkan ukuran-ukuran terlaksananya misi dan tercapainya visi.

Tujuan Strategis
Tujuan  strategis  Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga tahun  2010--2015  dirumuskan  berdasarkan  jenjang layanan  pendidikan  dan  sistem  tata  kelola  yang  diperlukan  untuk  menghasilkan layanan  prima  pendidikan  sebagaimana  dikehendaki  dalam  rumusan  visi  dan  rumusan  misi. Dengan demikian, tujuan strategis Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga tahun  2010--2015  adalah sebagai berikut.
   
BIDANG PROGRAM
TUJUAN STRATEGIS
PAUD /Prasekolah
Tersedia  dan  terjangkaunya  layanan  PAUD/TK  bermutu  dan  berkesetaraan  di setiap kecamatan
Pendidikan Dasar
Terjaminnya  kepastian  memperoleh  layanan  pendidikan  dasar  bermutu  dan  berkesetaraan  di seluruh kecamatan
Pendidikan Menengah
Tersedia  dan  terjangkaunya  layanan  pendidikan  menengah  yang  bermutu,    relevan  dan berkesetaraan  di setiap kecamatan
Pendidkan Nonformal/informal
Tersedia dan  terjangkaunya  layanan pendidikan nonformal/ informal berkelanjutan yang berkesetaraan, bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyrakat
Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Tersedia dan terjaminnya kebutuhan dan persebaran  pendidik dan tenaga kependidikan secara merata, berkualifikasi layak ,bersertifikasi  mutu dan profesional
Pembinaan Kepemudaan
Tersedia dan terselengaranya pembinaan kepemudaan yang berkesetaraan, bermutu, dan berpotensi di tiap kecamatan
Pembinaan Olahraga
Tersedia dan terjaminya program pembinaan olahraga secara berkesinambungan, bermutu, dan berpotensi di tingkat kabupaten dan kecamatan
Tata kelola/ Manajemen Pelayanan
ersedianya  sistem  tata  kelola  yang    handal  dalam  menjamin  terselenggaranya  layanan  prima di setiap bidang

Sasaran Strategis Tahun 2010-2015
 Untuk keperluan pengukuran ketercapaian tujuan strategis pembangunan pendidikan diperlukan  sejumlah  sasaran  strategis  yang  menggambarkan  kondisi  yang  harus dicapai  pada  tahun  2015.  Sasaran  strategis  untuk  tiap  tujuan  strategis  tersebut adalah sebagai berikut.

1) Sasaran strategis untuk mencapai tujuan strategis PAUD/Prasekolah

Nomor
Sasaran Strategi
1
APK  PAUD kabupaten   mencapai  70,50%,  sekurang-kurangnya  75%  dari 22 kecamatan  dapat mencapai  APK  PAUD ≥  60%,
2
Seluruh kecamatan sekurang -kurangnya telah memiliki 2 TK negeri dengan  gedung permanen dan sarana bermain yang memadai
3
Seluruh TK/PAUD sekurang-kurang dibina oleh 1 orang guru PNS dengan kualifikasi pendidikan PGTK
4
Seluruh  satuan  pendidikan  anak  usia  dini  formal  menerapkan  sistem  pembelajaran  yang membangun  karakter  (kejujuran,  kepedulian,  tanggung  jawab  dan  toleransi)  dan menyenangkan

2) Sasaran strategis untuk mencapai tujuan strategis Pendidikan Dasar

1
APK SD/MI/Paket A Kabuapten mencapai 100%
2
APM SD/MI/Paket A kabupaten mencapai 96%;  
3
 APM SMP/MTS/SMPLB/Paket B/Sederajat mencapai 95,00% 
4
  APS Kelompok Usia 7-12 Tahun mencapai 99,9% 
5
  APK SMP/MTs/Paket B kabupaten mencapai 99,00%
6
APS Kelompok Usia 13-15 Tahun 96%
7
Seluruh SD dan SMP telah memiliki ruang belajar yang cukup
8
Ruang belajar yang  telah direhabilitasi mencapai 95%
 9
Sekurang-kurangnya SD yang memilki perpustakaan telah mencapi 85%
10
KTSP telah terlaksana dengan baik di semua sekolah
11
Angka Putus Sekolah SD maksimal 0,5% dan SMP maksimal 1%, angka melanjutkan SD/MI/Paket A e SMP/MTs/Paket B sekurang-kurangnya 97%;
12
Angka Melanjutkan Lulusan SMP/MTs/SMPLB/Sederajat 93,50%
13
 Sekurang-kurangnya 90% SD/SDLB dan 90% SMP/SMPLB diakreditasi;
14
 Sekurang-kurangnya 15% SD/SDLB dan 27% SMP/SMPLB terakreditasi minimal B;
15
Sekurang-kurangnya 40% SD/SDLB dan 60% SMP/SMPLB melaksanakan e-pembelajaran;
16
 Sekurang-kurangnya kabupaten memiliki 5 SSN /sekolah unggul atau  1 RSBI;
17
  Sekurang-kurangnya kabupaten/kota memiliki 5 SMP SSN dan 2  RSBI;
18
 Sekurang-kurangnya 88% Guru SD/SDLB berkualifikasi S-1/D-4 dan 80% bersertifikat; 
19
  Sekurang-kurangnya 98% Guru SMP/SMPLB berkualifikasi S-1/D-4 dan 90% bersertifikat; 
20
  Sekurang-kurangnya   Telah  Memiliki  Rasio  Pendidik  dan  Peserta  Didik  SD  1:20 Sampai 1:28 dan SMP 1:20 Sampai 1:32;


3) Sasaran strategis untuk mencapai tujuan strategis Pendidikan Nenengah

1
APK kabupaten  melampaui 85%, s
2
Sekurang-kurangnya 95% SMA/SMLB berakreditasi, dan 40%-nya berakreditasi minimal B;
3
Sekurang-kurangnya 90% SMK berakreditasi, dan 30%-nya berakreditasi minimal B;
4
Sekurang-kurangnya a memiliki  3 SMA dan 2 SMK SBI atau RSBI;
5
  Sekurang-kurangnya 98% guru SMA/SMLB/SMK berkualifikasi S-1/D-4, dan sekurang-kurangnya 90% telah bersertifikat
6
Terdapat SMK bersertifikat ISO 9001:2008;
7
Sekurang-kurangnya 75% SMA/SMLB dan 70% SMK melaksanakan e-pembelajaran;
8
 70% Lulusan SMK Bekerja pada Tahun Kelulusan 
9
Seluruh SMK menyediakan layanan pembinaan pengembangan kewirausahaan